PERAN
PANCASILA
DI ERA GLOBALISASI
DALAM PEREKONOMIAN
DALAM PEREKONOMIAN
BAB
I PENDAHULUAN
1.
Latar
Belakang
Pancasila sebagai dasar dan
ideologi negara merupakan kesepakatan politik ketika negara Indonesia didirikan dan hingga sekarang di era globalisasi, Negara
Indonesia tetap berpegang teguh kepada pancasila sebagai dasar negara. Sebagai
dasar negara tentulah pancasila harus menjadi acuan Negara dalam menghadapi
tantangan global dunia yang terus berkembang. Pancasila
mempunyai peran di berbagai bidang, salah satunya dalam bidang ekonomi.
Meskipun dasar negara Indonesia adalah Pancasila, namun ironisnya sistem
perekonomian yang selama ini berlangsung tidaklah bersumber darinya. Setelah
dicengkram sistem ekonomi komando di era orde lama yang bercorak sosialisme,
berikutnya perekonomian Indonesia menganut sistem ekonomi pasar yang bercorak
kapitalisme di era Orde Baru. Jeratan kapitalisme pun semakin menguat seiring
derasnya paham ekonomi neoliberal yang datang melalui agen-agen kapitalisme
global seperti World Bank dan IMF setelah Indonesia mengalami krisis moneter.
Di era globalisasi ini peran
pancasila tentulah sangat penting untuk tetap menjaga eksistensi kepribadian
bangsa indonesia, karena dengan adanya globalisasi batasan-batasan diantara
negara seakan tak terlihat, sehingga berbagai kebudayaan asing dapat masuk
dengan mudah ke masyarakat.
2.
Maksud
Dan Tujuan
Maksud dan
tujuan penulisan ini diharapkan pembaca dapat
mengambil pedoman dari nilai-nilai pancasila dalam menghadapi era globalisasi didalam perekonomian, sehingga bisa mengambil dampak positif dari globalisasi dan agar tetap bisa menjaga kepribadiaan dan jatidiri bangsa dalam kehidupan bernegara.
mengambil pedoman dari nilai-nilai pancasila dalam menghadapi era globalisasi didalam perekonomian, sehingga bisa mengambil dampak positif dari globalisasi dan agar tetap bisa menjaga kepribadiaan dan jatidiri bangsa dalam kehidupan bernegara.
BAB II PEMBAHASAN
A. Peran Pancasila dalam Kebijakan
Pemerintah di Bidang Ekonomi
Hubungan sistem ekonomi Indonesia dan Falsafah Pancasila
Sistem perekonomian adalah sistem yang
digunakan oleh suatu negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya
baik kepada individu maupun organisasi di negara tersebut. Perbedaan mendasar
antara sebuah sistem ekonomi dengan sistem ekonomi lainnya adalah bagaimana
cara sistem itu mengatur faktor produksinya.
Pancasila
adalah khas milik Indonesia dan tidak dimiliki oleh bangsa dan Negara lain.
Pancasila bagi bangsa Indonesia adalah pandangan hidup dalam bermasyarakat,
khususnya dalam bernegara. Oleh karena itu sistem ekonomi pun tidak luput dari
pengaruh Pancasila. Negara Indonesia memiliki sistem ekonomi yang berbeda
dengan sistem-sistem lain yang digunakan Negara lain. Sistem ekonomi Indonesia
disebut ekonomi pancasila. Ekonomi pancasila dari segi filsafat di bidang
kehidupan ekonomi sebagai implikasi langsung dari diterimanya Pancasila di
Indonesia.
Ekonomi
pancasila harus dijiwai oleh nilai-nilai pancasila. Oleh karena itu, ekonomi
pancasila tidak semata-mata bersifat materialistis dalam berlomba-lomba
memenuhi kebutuhan. Beberapa landasan filosofis pancasila dalam perekonomian
adalah :
1.
Berlandaskan pada keimanan dan ketakwaan dengan pengakuan terhadap sila ketuhanan yang maha
esa. Keimanan dan ketakwaan menjadi landasan spiritual, moral dan etik bagi
penyelenggaraan ekonomi dan pembangunan. Ekonomi pancasila memberikan kebebasan
kepada perorangan untuk memiliki modal sekaligus mengelola faktor produksi lain
termasuk tenaga kerja. Dengan berlandaskan keimanan dan ketakwaan hubungan
pemilik modal dan tenaga kerja jadi lebih berkualitas tidak hanya sebatas
atasan dan bawahan. Dengan demikian ekonomi pancasila dikendalikan oleh
kaidah-kaidah moral dan etika, sehingga pembangunan nasional kita adalah
pembangunan yang berakhlak.
2.
Ekonomi pancasila, dengan nilai kemanusiaan yang adil dan
beradab, menghormati martabat kemanusiaan serta hak dan kewajiban asasi manusia
dalam kehidupan ekonomi. Dalam ekonomi pancasila tidak dikenal economic
animal, yang satu memangsa yang lain. Landasan seperti ini diperlukan
karena dalam ekonomi pancasila diberikan kebebasan dalam mendirikan badan usaha
sehingga ekonomi Indonesia banyak diwarnai berbagai jenis badan usaha. Untuk
menghidari kekuasaan yang terlalu besar salah satu usaha pemerintah memiliki
peran menguasai sector-sektor yang menyangkut hajat hidup orang banyak.
3.
Sila persatuan Indonesia mengamanatkan kesatuan ekonomi
sebagai penjabaran wawasan nusantara di bidang ekonomi. Globalisasi dan pasar
terbuka telah membuka lebar pintu Indonesia untuk menerima semua pengaruh dan
internalisasi di semua sector termasuk ekonomi. Dengan sila ini kepentingan
ekonomi kita tetap diabdikan untuk kepentingan bangsa Indonesia. Dengan
demikian ekonomi pancasila diikuti dengan wawasan kebangsaan akan membentuk sikap
patriotik dari pelaku ekonomi meskipun kegiatan ekonominya sudah mengglobal.
4.
Sila keempat dalam Pancasila menunjukan pandangan bangsa
Indonesia mengenai kedaulatan rakyat dan bagaimana demokrasi dijalankan di
Indonesia. Di bidang ekonomi, ekonomi pancasila dikelola dalam sebuah sistem
demokratis yang dalam Undang-Undang Dasar secara eksplisit disebut demokrasi
ekonomi.
5.
Nilai-nilai dasar kelima, keadilan sosial bagi seluruh
rakyat Indonesia, menunjukkan betapa seluruh upaya pembangunan kita, seluruh
upaya untuk mengembangkan pertumbuhan ekonomi dikaitkan dengan pemerataan
pembangunan dan hasil-hasilnya menuju kepada terciptanya kemakmuran yang
berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia dalam sistem ekonomi yang disusun
sebagai usaha bersama berdasarkan atas azas kekeluargaan.
Aturan
main yang diturunkan dari setiap sila dalam Pancasila kita bisa melihat sejauh
mana aturan main tersebut telah bisa ditegakkan dalam masyarakat. Misalnya,
dalam sila Persatuan Indonesia kita bisa meneliti setiap kasus kebijakan
ekonomi yang hendak diambil, apakah akan membantu atau tidak pada peningkatan
ketangguhan atau ketahanan ekonomi nasional. Lebih spesifik lagi bisa diambil
contoh apakah setiap utang baru atau kerja sama ekonomi dengan negara lain bisa
membantu atau sebaliknya mengancam ketangguhan dan ketahanan ekonomi nasional.
B. PERAN PANCASILA
DI ERA GLOBALISASI
Globalisasi
ekonomi adalah peningkatan integrasi ekonomi dan saling ketergantungan ekonomi nasional, regional,
dan lokal di seluruh dunia melalui intensifikasi pergerakan barang, jasa,
teknologi, dan modal lintas batas Apabila
globalisasi merupakan serangkaian proses yang melibatkan berbagia jaring
pertukaran ekonomi, politik, dan budaya, globalisasi ekonomi kontemporer
didorong oleh pertumbuhan informasi yang cepat di semua jenis aktivitas
produktif dan pemasaran dan perkembangan sains dan teknologi. Globalisasi ekonomi terdiri dari
globalisasi produksi dan keuangan, pasar dan teknologi, rezim organisasi dan
lembaga, perusahaan dan tenaga kerja.
1. Fenomena Globalisasi
Globalisasi
adalah fenomena dimana batasan-batasan antar negara seakan memudar karena
terjadinya berbagai perkembangan di segala aspek kehidupan, khususnya di bidang ilmu pengetahuan
dan teknologi. Dengan terjadinya perkembangan
berbagai aspek kehidupan khususnya di bidang iptek maka manusia dapat pergi dan
berpindah ke berbagai negara dengan lebih mudah serta mendapatkan berbagai
informasi yang ada dan yang terjadi di dunia.
Namun
fenomena globalisasi ini tidak selalu memberi dampak positif, berbagai perubahan yang terjadi
akibat dari globalisasi sudah sangat terasa, baik itu di bidang politik, ekonomi, sosial, budaya, dan teknologi informasi. Berbagai dampak negatif terjadi
dikarenakan manusia kurang bisa memfilter dampak dari globalisasi sehingga
lebih banyak mengambil hal-hal negatif dari pada hal-hal positif yang
sebenarnya bisa lebih banyak kita dapatkan dari fenomena globalisasi ini.
2. Pancasila Sebagai Pedoman Dalam
Menghadapi Globalisasi
Pancasila
sebagai dasar negara Indonesia yang sudah ditentukan oleh para pendiri negara
ini haruslah menjadi sebuah acuan dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan
bernegara. Berbagai
tantangan dalam menjalankan ideologi pancasila juga tidak mampu untuk
menggantikankan pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia, pancasila terus dipertahankan oleh
segenap bangsa Indonesia sebagai dasar negara, itu membuktikan bahwa pancasila merupakan ideologi yang
sejati untuk bangsa Indonesia.
Oleh
karena itu tantangan di era globalisasi yang bisa mengancam eksistensi
kepribadian bangsa, dan
kini mau tak mau, suka
tak suka, bangsa Indonesia berada di pusaran
arus globalisasi dunia. Tetapi
harus diingat bahwa bangsa dan negara Indonesia tak mesti kehilangan jati diri, kendati hidup ditengah-tengah pergaulan dunia. Rakyat yang tumbuh di atas
kepribadian bangsa asing mungkin saja mendatangkan kemajuan, tetapi kemajuan tersebut akan
membuat rakyat tersebut menjadi asing dengan dirinya sendiri. Mereka kehilangan jati diri yang sebenarnya sudah jelas
tergambar dari nilai-nilai luhur pancasila.
BAB III PENUTUP
A. KESIMPULAN
Peran
Pancasila sangat penting dalam menghadapi arus globalisasi di
perekonomian yang sekarang ini.
Karena Pancasila merupakan sebuah kekuatan ide yang berakar dari bumi Indonesia
untuk menghadapi nilai-nilai dari luar, sebagai sistem syaraf atau filter
terhadap berbagai pengaruh luar, nilai-nilai dalam Pancasila dapat membangun
sistem imun dalam masyarakat kita terhadap kekuatan-kekuatan dari luar
sekaligus menyeleksi hal-hal baik untuk diserap, dan sebagai sistem dan
pandangan hidup yang merupakan konsensus dasar dari berbagai komponen bangsa
yang plural ini. Lewat Pancasila, moral sosial, toleransi, dan kemanusiaan, bahkan
juga demokrasi bangsa ini dibentuk. Pancasila seharusnya dijadikan sebagai
poros identitas untuk menghadapi bermacam identitas yang ditawarkan dari luar.
Tetapi sangat disayangkan jika wacana Pancasila belakangan ini mulai berkurang.
Mengingat berbagai potensi yang tersimpan di dalamnya, wacana nasional ini
perlu untuk dimunculkan kembali, dibangkitkan kembali dan digali terus
nilai-nilainya agar terus berdialektika dalam jaman yang terus bergulir. Untuk
itu Pancasila harus bisa kita telaah secara analitis.
B. SARAN
Perlu
ditanamkannya nilai-nilai
dalam Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.
Agar kita mampu memfilterisasi arus globalisasi yang ada. Sesuaikah dengan
nilai-nilai Pancasila. Pancasila dapat
berperan dalam era globalisasi apabila dari diri sendiri sudah tertanam nilai-nilai luhur Pancasila. Tentu akan
percuma peran Pancasila dalam era globalisasi ini, apabila dalam diri sendiri
tidak mempunyai kesadaran akan pentingnya nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan.
DAFTAR PUSTAKA
http://abdulghanni.blogspot.co.id/2011/02/makalah-peran-pancasila-di-era.html/08
Desember 2016 Pukul 10.32 WIB.
http://achyatsafir.blogspot.co.id/2015/10/peranan-pancasila-dalam-era-globalisasi.html/
11 November 2016 Pukul
09.05 WIB.
http://novinitaa.blogspot.co.id/2015/06/pendahuluan-a.html/ 01
Desember 2016 Pukul 13.05 WIB.
https://id.wikipedia.org/wiki/Globalisasi_ekonomi/ 08
Desember 2016 Pukul 11.30 WIB.
Hi there, just became aware of your blog through Google, and found that it is truly informative. I'm gonna watch out for brussels. I will appreciate if you continue this in future. Lots of people will be benefited from your writing. Cheers!
BalasHapus